Apakah Jeruk Nipis Menyebabkan Rahim Kering?

Apakah Jeruk Nipis Menyebabkan Rahim Kering?

Ada rumor yang beredar di masyarakat terutama para wanita, yang menyebutkan bahwa jeruk nipis memiliki dampak buruk terhadap rahim wanita. Apakah Jeruk Nipis Menyebabkan Rahim Kering? Masih belum jelas kebenarnya, namun untuk lebih jelasnya, sebaiknya mari kita simak ulasan berikut ini mengenai jeruk nipis dan rahim kering.

Apakah Jeruk Nipis Menyebabkan Rahim Kering?

Apa sih rahim kering itu? Ada satu istilah yang sering digunakan masyarakat kita yang sering mereka sebut dengan istilah “Rahim Kering”. Dalam dunia kesehatan, istilah tersebut tidak ditemukan. Tapi dari berbagai kasus mengenai yang mereka sebut dengan istilah rahim kering, kemungkinan yang dimaksu oleh orang-orang dengan sebutan rahim kering adalah kondisi wanita sulit hamil, yang dalam dunia medis atau kesehatan disebut infertilitas alias kemandulan.

Ya, istilah yang sering disebut rahim kering menggambarkan seorang wanita yang sudah menikah namun tidak kunjung hamil. Jika yang dimaksud demikian, maka ada banyak faktor yang menjadi penyebab atau di balik itu semua. Lalu apakah benar jeruk nipis juga bisa menyebabkan rahim kering alias susah hamil pada wanita? Mari kita fakta sebenarnya.

Jeruk nipis pada dasarnya adalah salah satu buah yang berfungsi baik untuk kesehatan selama Anda mengonsumsinya dengan wajar. Meskipun rasanya sangat asam atau kecut, jeruk nipis mengandung banyak sekali kandungan senyawa bervitamin yang baik menjaga tubuh baik dalam maupun luar. Salah satunya yang terkenal adalah vitamin C. Dibandingkan dengan jenis jeruk lainnya, jeruk nipis paling kaya akan kandungan vitamin C nya. Tidak hanya vitamin C saja, jeruk nipis juga mengandung vitamin B1, B2, B3, B5, protein, serat, asam folat, karbohidrat, kalsium, zat besi, fosfor, magnesium, gula, lemak, kalium, dan seng. Tidak lupa juga asam sitrat yang membuat rasa asam pada jeruk nipis.

Namun, karena sifatnya yang asam, mengonsumsinya saat perut kosong mungkin bukan ide yang baik karena dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan, seperti perih, mual, atau muntah karena iritasi lapisan lambung. Tapi, hingga saat ini, jeruk nipis tidak menunjukkan adanya pengaruh terhadap kesuburan dan kandungan.

Untuk program hamil maka sangat penting untuk mengetahui masa subur. Perlu diketahui siklus menstruasi selama 3-6 bulan terakhir. Siklus menstruasi diketahui dengan cara menghitung jarak hari dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi pada bulan berikutnya. Untuk menghitung masa subur, dibutuhkan minimal pola menstruasi 3 bulan terakhir. Masa subur (ovulasi) akan terjadi pada 14 hari sebelum hari pertama menstruasi yang akan datang bulan berikutnya.

Jika haid Anda tidak teratur, untuk menghitung masa subur pada wanita dengan siklus haid tidak teratur harus dilihat dari 6 siklus haid. Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Baca Juga : Obat Rahim Kering

Sementara itu, efek buruk yang memang bisa ditimbulkan dari konsumsi jeruk nipis di antaranya adalah :

  • Sakit perut

Konsumsi berlebihan jenis makanan apapun tentu tak akan nyaman di perut, begitu juga saat kita mengonsumsi jeruk nipis. Jeruk yang bersifat asam rata-rata akan memberikan efek sakit pada perut bila dikonsumsi tidak pada takaran yang seharusnya. Sifat zat asam sitrat dari jeruk nipis akan menguasai perut yang juga bakal menjadi asam kondisinya. Bila dibiarkan terlalu lama tanpa adanya penanganan, akan terjadi iritasi di bagian saluran pencernaan. Yang biasanya akan terserang iritasi justru adalah bagian selaput lendirnya.

  • Perut kembung

Banyak-banyak makan jeruk nipis tak akan memengaruhi bagian rahim karena sampai sekarang belum ada penelitian yang menunjukkan hubungan keduanya. Selain dari sakit maag dan sakit perut, perut kembung juga adalah potensi kondisi yang bakal terjadi.

  • Sakit maag

Konsumsi berlebihan tak akan berbahaya bagi rahim, tapi justru berbahaya bagi lambung. Kebanyakan makan jeruk nipis akan menyebabkan kambuhnya sakit maag. Iritasi lambung adalah istilah lainnya dan ini terjadi akibat rasa asam dari jeruk ini.

  • Terbakarnya kulit

Jeruk nipis diketahui baik juga untuk perawatan kecantikan kulit, namun saat pemakaiannya terlalu berlebihan, jeruk nipis justru memberikan efek samping. Hati-hati bagi yang melakukan perawatan kulit menggunakan bahan alami satu ini. Walau bahannya adalah bahan alami, pemakaian terlalu banyak justru akan memberikan efek terbakar bagi kulit. Oleh karena itu, membatasi penggunaan untuk kulit sangat penting.

  • Sakit kepala atau migrain

Konsumsi jeruk nipis yang tidak pada porsi normalnya alias terlalu banyak dan sering dapat menyebabkan migrain atau sakit kepala. Ini sudah dibuktikan oleh sebuah penelitian di mana memang ditemukan bahwa tyramine-lah senyawa asam amino yang menyebabkan sakit kepala.Sering sakit kepala bisa juga dikarenakan tubuh kita menerima terlalu banyak tyramine dari jeruk nipis. Tyramin adalah senyawa yang biasanya bisa dijumpai pada jeruk nipis dan ini bukanlah senyawa yang baik kalau diperoleh terlalu banyak. Kandungan tersebut mampu membuat aliran darah meningkat sehingga menyebabkan sakit kepala kronis maupun migrain akut. Apabila terjadi hal seperti ini, segera periksakan ke dokter atau secara simpel menghentikan konsumsi jeruk nipis.

  • Naiknya zat besi

Jeruk nipis pada dasarnya menawarkan begitu banyak hal baik bagi tubuh manusia. Namun dengan catatan bahwa pemakaian atau konsumsinya pada takaran atau dosis yang tepat. Jeruk nipis bakal menjadi berbahaya dan berefek samping buruk bagi tubuh kalau dikonsumsi secara berlebihan. Konsumsi jeruk nipis yang terlalu banyak dan sering hanya akan merugikan tubuh, terutama meningkatkan jumlah zat besi dalam tubuh. Bagi yang menderita anemia, jeruk nipis dapat menjadi solusi dengan mengonsumsinya setiap hari. Tapi untuk yang memiliki kadar normal akan zat besi, mengonsumsi jeruk nipis terlalu banyak bakal membuat penyerapan zat besi menjadi lebih dari biasanya oleh sistem pencernaan.

  • Sering buang air kecil

Perasan air jeruk nipis kerap dijadikan obat bagi beberapa kondisi penyakit. Dan meminumnya justru akan membuat kita bolak-balik kamar mandi lebih sering. Otomatis dengan minum air perasan tersebut, ada efek yang membuat kita lebih sering buang air kecil.

Jadi, Apakah Jeruk Nipis Menyebabkan Rahim Kering? Semuanya sudah dijelaskan pada ulasan di atas. Untuk mengobati rahim kering, rekomendasi terbaik untuk dipilih adalah Ladyfem, obat rahim kering yang sudah terbukti ampuh serta aman tanpa efek samping. Sudah ada banyak testimoninya, dan kualitas Ladyfem pun tidak perlu diragukan lagi, karena sudah terdaftar di BPOM RI. Ladyfem juga direkomendasikan langsung oleh pakar kesehatan reproduksi ternama, Boyke Dian Nugraha.

Baca Juga : Kandungan Herbal Ladyfem

Obat Rahim Kering

Jika anda ingin berkonsultasi dengan Kami silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 793 507 222

SMS/WA/Telp : 085 320 000 874

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin OBAT PELANCAR HAID

 

Baca artikel menarik lainnya :

Apakah Rahim Kering Bisa Mendapatkan Keturunan?
Apakah Cuka Dapat Mempengaruhi Kesuburan Pada Wanita
Apakah Cuka Dapat Mempengaruhi Kesuburan Pada Wanita?
Terlambat Haid 7 Hari Apakah Hamil?
Terlambat Haid 7 Hari Apakah Hamil?
Manfaat Ikan Salmon Untuk Kista Rahim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *