Bahaya Menggunakan Celana Levis Saat Haid

Bahaya Menggunakan Celana Levis Saat Haid

Menggunakan celana levis atau celana jeans atau celana ketat sebenarnya sangat dianjurkan dalam dunia kesehatan, dalam kondisi apapun, termasuk saat haid sekalipun. Bahaya Menggunakan Celana Levis Saat Haid mungkin memang ada, hanya saja tidak spesifik, karena pada umumnya penggunaan celana levis atau celana ketat memang memiliki dampak kesehatan yang buruk. Simak ulasannya berikut ini !

Baca Juga : Kenapa Haid Tidak Lancar Setelah Pakai KB?

Bahaya Menggunakan Celana Levis Saat Haid

Sebenarnya sampai saat ini belum ada sumber yang mengatakan atau menyebutkan bahwa celana levis atau celana jeans yang notabene celana ketat dapat berbahaya atau memberikan dampak buruk terhadap wanita haid. Namun secara umum, penggunaan celana levis atau celana jeans, baik itu bagi wanita maupun pria memang memiliki dampak yang tidak baik untuk kesehatan. Nah, berikut akan Kita simak apa saja bahaya dari penggunaan celana levis terhadap wanita.

  • Penyumbatan sirkulasi darah

Masalah umum yang bisa terjadi karena pemakaian skinny jeans adalah penyumbatan sirkulasi darah akibat tertekannya pembuluh darah di sekitar paha, selangkangan dan organ intim. Sirkulasi yang buruk ini bisa menyebabkan varises dan pembengkakan.

  • Kerusakan saraf

Para ahli kesehatan sudah sering memberi peringatan bahwa wanita lebih mungkin menderita gangguan saraf karena memakai skinny jeans. Menurut para peneliti, celana ketat dapat menyebabkan deformasi kerusakan tubuh dan saraf.

  • Menyebabkan nyeri, kesemutan dan mati rasa

Menggunakan celana ketat atau skinny jeans dalam waktu lama dapat menyebabkan sindrom Bernhardt – Roth – penyakit neuritis dari saraf paha luar. Penyakit ini dapat membuat seseorang mengalami mati rasa, nyeri atau kesemutan.

Baca Juga : Manfaat Air Mineral Untuk Melancarkan Haid

  • Kerusakan kulit

Saat Anda menggunakan celana ketat, kulit akan semakin mudah bergesekan dengan celana. Sehingga kerusakan kulit dapat terjadi dan menyebabkan masalah yang lebih serius, misalnya saja ruam dan infeksi.

Haid atau menstruasi merupakan fase alami wanita yang memiliki risiko terkena infeksi. Wajar saja jika setiap wanita harus menjaga kebersihan sebaik mungkin saat sedang mengalami haid. Saat haid, risiko terkena infeksi akan lebih mudah karena disebabkan oleh bakteri dari darah haid yang banyak.

Agar terhindar dari infeksi tersebut, tentu setiap wanita harus menjaga kebersihan diri dengan baik agar organ kewanitaannya terhindar dari infeksi. Tidak hanya harus rutin membersihkan bagian kewanitaannya, wanita juga harus teliti memilih pembalut yang akan digunakan. Berikut ini tips yang bisa membantu menjaga kebersihan saat sedang haid :

  • Memilih pembalut yang tepat

Tidak sedikit produk pembalut bermunculan di pasar yang tidak aman untuk kesehatan. Oleh karena itu, perlu untuk berhati-hati dalam memilih pembalut yang tepat. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih pembalut, seperti masalah kenyamanan, daya serap yang tinggi, tidak menimbulkan iritasi pada kulit sekitar vagina, merk yang legal dan telah terdaftar di Departemen Kesehatan atau Kementerian Kesehatan. Anda bisa menggunakan pembalut herbal yang terbukti lebih aman dibandingkan dengan pembalut biasa.

  • Rutin membersihkan organ kewanitaan

Menjaga kebersihan organ kewanitaan saat haid sangatlah penting bagi wanita. Sebaiknya bersihkan daerah vital dengan mandi minimal 2x sehari supaya kondisinya selalu bersih dan terhindar dari bau tidak sedap. Jangan lupa juga untuk mengganti pembalut beberapa kali dalam sehari. Apalagi jika darah haid mengalir deras.

Baca Juga : Apakah Semangka Bisa Mengatasi Masalah Haid Tidak Lancar?

  • Mengganti pembalut sesering mungkin

Jika Anda merasa sudah tidak nyaman atau lembab, terlebih pada saat darah haid sedang banyak-banyaknya, sebaiknya sesering mungkin mengganti pembalut. Frekuensi pergantian pembalut yang dianjurkan ialah setiap 1-2 jam sekali. Jika darah yang keluar dirasa sudah berkurang, maka Anda bisa mengubah frekuensi pergantian pembalut menjadi setiap 3-4 jam sekali.

  • Menjaga kebersihan saat melepas pembalut

Saat melepas pembalut dari celana dalam dari atas ke bawah, sebaiknya berhati-hati dan jangan asal melepas. Pembalut bekas yang telah dilepas sebaiknya digulung dengan plastik atau koran sebelum dibuang ke tempat sampah. Setelah membuang pembalut tersebut, jangan lupa menyuci tangan sebelum memasang pembalut yang baru.

  • Memilih pakaian yang longgar

Tidak hanya pakaian dalam yang harus diperhatikan, namun pakaian luar juga harus diperhatikan agar area vital tetap memiliki udara saat siklus haid sedang dilalui. Hindari menggunakan pakaian yang dapat menyulitkan sirkulasi udara, panas, dan terlalu ketat. Sebaiknya gunakan celana dalam dari bahan katun dan pakaian longgar, agar area pribadi terasa segar dan kering.

  • Membasuh organ intim dengan cara yang benar

Cara membasuh organ intim yang benar adalah dari arah depan ke belakang. INGAT, jangan sampai terbalik, karena bisa menyebabkan bakteri yang ada di sekitar anus malah terbawa masuk ke organ intim Anda. Setelah membasuh, sebaiknya keringkan terlebih dahulu dengan memakai handuk atau tisu yang tidak mengandung parfum, setelah itu baru memakai pembalut dan celana dalam lagi.

Baca Juga : Bolehkah Penderita Miom Berhubungan Intim?

  • Membasuh organ kewanitaan dengan air bersih

Sebaiknya Anda membasuh bagian di antara vulva atau bibir Mis V secara hati-hari dengan memakai air bersih setiap habis buang air kecil, buang air kecil, saat mandi, atau saat mengganti pembalut. Tujuannya supaya dapat membersihkan bakteri maupun bekas keringat yang ada di sekitar vulva di luar Mis V.

Itulah beberapa bahaya dari penggunaan celana levis, termasuk Bahaya Menggunakan Celana Levis Saat Haid. Jangan lupa juga menerapkan tips sehat untuk mencegah infeksi saat haid.

Jika Anda mengalami haid yang tidak lancar, Untuk melancarkan haid, pilihlah Lady Fem, obat pelancar haid yang direkomendasikan langsung oleh pakar kesehatan reproduksi ternama Indonesia, Boyke Dian Nugraha. Khasiat Lady Fem bahkan sudah terbukti dan sudah banyak testimoninya. Lady Fem pun sudah terdaftar di BPOM RI. Sehingga kualitasnya tidak perlu diragukan lagi.

Baca Juga : Khasiat Lady Fem

Jika anda ingin berkonsultasi dengan Kami silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 793 507 222

SMS/WA/Telp : 085 320 000 874

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin OBAT PELANCAR HAID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *