Haid Terasa Nyeri Yang Berlebihan, Waspada Gejala Kista Bartholin

Waspada Nyeri Haid Berlebihan Akibat Kista Bartholin

Haid Terasa Nyeri Yang Berlebihan, Waspada Gejala Kista Bartholin, karena salah satu ciri-ciri kista bartholin memang ditandai dengan nyeri haid. Tapi tidak selalu nyeri haid disebabkan oleh penyakit kista bartholin. Oleh karena itu, ketahui dan kenali lebih dekat tentang penyakit kista bartholin!

Haid Terasa Nyeri Yang Berlebihan, Waspada Gejala Kista Bartholin

Nyeri haid umumnya dirasakan sebagian wanita pada awal menstruasi atau haid. Beberapa wanita tidak begitu merasakan sakit di perut bagian bawah hingga mereka tetap dapat beraktivitas seperti biasa. Namun, sebagian wanita memang bisa merasakan nyeri yang tidak tertahankan hingga tidak mampu untuk melakukan aktivitas apapun.

Nyeri haid atau dismenore dapat dikategorikan menjadi dua macam, yakni dismenore primer dan sekunder. Dismenore primer adalah rasa nyeri yang umum dialami wanita terutama di sekitar masa awal menstruasi. Sedangkan dismenore sekunder disebabkan oleh gangguan pada sistem reproduksi wanita atau penyakit. Nyeri akibat dismenore sekunder biasanya terjadi lebih awal daripada nyeri haid biasa, dan berlangsung lebih lama.

Baca Juga : Bahaya Makanan Pedas Bagi Wanita Haid

Gangguan reproduksi atau penyakit yang dapat menyebabkan dismenore sekunder, diantaranya :

  • Kista bartholin: tumor jinak berupa benjolan yang berisikan cairan kental, nanah, udara, atau bahan lainnya, yang tumbuh pada kelenjar bartholin (organ reproduksi wanita ).
  • Endometriosis: terjadi ketika sel-sel yang menyelubungi rahim mulai tumbuh di luar rahim, seperti ovarium atau tuba falopi. Sel ini bisa menimbulkan rasa sakit yang berat ketika meluruh.
  • Radang panggul: infeksi yang bisa mengakibatkan peradangan atau inflamasi pada rahim, ovarium, dan tuba falopi.
  • Adenomiosis: jaringan lapisan paling dalam rahim mulai tumbuh ke dalam dinding otot rahim, sehingga menimbulkan nyeri saat haid.
  • Fibroid: tumor yang tidak bersifat kanker di dalam rahim dan dapat membuat menstruasi Anda terasa menyakitkan.
  • Intrauterine device (IUD): kontrasepsi yang ditempatkan di dalam rahim ini terkadang dapat menyebabkan nyeri haid, terutama di masa awal pemasangan.
  • Stenosis leher rahim: pembukaan pada leher rahim beberapa wanita sangat kecil, sehingga menghambat aliran darah untuk keluar saat haid. Kondisi ini menyebabkan tekanan yang menyakitkan di dalam rahim.

Baca Juga : Manfaat Asam Jawa Untuk Melancarkan Haid

Selain nyeri haid, dismenore sekunder umumnya disertai gejala lain seperti haid yang tidak teratur, keputihan yang kental dan berbau tak sedap, perdarahan diantara masa haid, serta nyeri atau tidak nyaman saat berhubungan seksual.

Lalu apa gejala kista bartholin lainnya?

Tidak hanya ditandai dengan nyeri haid yang berlebihan, kista bartholin juga ditandai dengan gejala lainnya, yaitu :

  • Nyeri dan tidak nyaman saat berhubungan seksual.
  • Pendarahan saat berhubungan seksual atau saat buang air kecil.
  • Menstruasi tidak teratur.
  • Sering buang air kecil.
  • Sulit buang air besar.
  • Terasa ada yang mengganjal dalam vagina.
  • Nyeri tulang panggul.
  • Pencernaan tidak lancar.
  • Perut terasa kembung.

Baca Juga : Penyebab Haid Tidak Lancar

Meskipun kista bartholin merupakan tumor jinak, namun kista bartholin juga tidak bisa disepelekan, karena kehadirannya sangat mengganggu. Kista bartholin ini menimbulkan gejala nyeri atau tidak nyaman berhubungan seksual. Beberapa orang pun memberi julukan untuk penyakit kista bartholin ini dengan sebutan “Si Pengganggu Hubungan Suami Istri”.

Ancaman atau dampak yang ditimbulkan kista bartholin sebenarnya tidak hanya sebatas itu saja. Selain menimbulkan rasa sakit saat berhubungan seksual, kista bartholin juga bisa mengganggu proses persalinan jika diderita oleh ibu hamil dan ukuran kistanya berukuran besar. Maka dari itu, para wanita harus waspada dengan penyakit yang satu ini.

Apa yang sebaiknya dilakukan untuk mengobati kista bartholin?

Dengan risiko dan bahaya yang bisa ditimbulkan penyakit kista bartholin, Anda tentu tidak bisa membiarkan kista bartholin begitu saja, dan perlu tindakan untuk menanganinya. Dan salah satu tindakan tepat yang bisa Anda lakukan adalah mengkonsumsi Obat Kista Bartholin. Lalu apa obat kista bartholin yang bagus dan tepat dipilih. Lady Fem jawabannya. Karena sudah TERBUKTI AMPUH. Khasiatnya pun sudah dirasakan langsung oleh konsumennya. Silahkan cek Testimoni Lady Fem !

Jadi, Haid Terasa Nyeri Yang Berlebihan, Waspada Gejala Kista Bartholin. Segera lakukan tindakan penanganan, salah satunya adalah dengan mengkonsumsi obat kista bartholin Lady Fem.

Baca Juga : Obat Bejolan di Vagina

Posted by : Admin OBAT PELANCAR HAID

One thought on “Haid Terasa Nyeri Yang Berlebihan, Waspada Gejala Kista Bartholin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *