Waspada Haid Tidak Lancar Gejala Penyakit Berbahaya

Waspada Haid Tidak Lancar Gejala Penyakit Berbahaya

Selamat datang di website obatpelancarhaid.xyz, nah disini kami akan mengajak anda untuk tetap Waspada Haid Tidak Lancar Gejala Penyakit Berbahaya. Bagi anda yang sering mengalami gejala haid yang tidak biasa mari simak artikel berikut ini agar anda tau apa yang membuat nyeri haid anda dan kemungkinan penyebab nyeri haid tersebut diantara salah satu penyakit yang berbahaya.

Nyeri haid atau dismenorea adalah kram otot yang dirasakan pada perut bagian bawah yang muncul sebelum atau ketika mengalami menstruasi. Nyeri yang dirasakan terkadang bisa cukup parah dan menyebar hingga ke punggung dan paha, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa nyeri ini bisa berlangsung selama dua hingga tiga hari.

Nyeri haid berbeda dengan sindrom pramenstruasi (PMS), tapi gejala dari kedua kondisi ini bisa dianggap sebagai proses yang saling berkaitan. Kondisi ini akan membaik seiring bertambahnya usia dan juga setelah wanita memiliki anak.

Apa Saja Penyakit Yang Ditandai Dengan Nyeri Haid?

Nyeri haid saat sedang mengalami menstruasi merupakan rasa sakit yang wajar jika dialami wanita setiap bulan. Hal ini terjadi akibat adanya kontraksi otot-otot rahim yang diperlukan untuk meluruhkan lapisan rahim.

Kondisi kram di bagian perut ini sebenarnya normal, namun ada saatnya rasa sakit tersebut merupakan gejala adanya gangguan penyakit. Sering kali gangguan ini terabaikan karena dianggap sebagai rasa sakit biasa. Kenali sejak awal apakah nyeri haid yang Anda rasakan normal atau indikasi adanya penyakit.

  • Dismenore sekunder

Dismenore sekunder sering kali mulai muncul pada usia 20 tahun. Jika pada usia 40 tahun ke atas timbul gejala nyeri haid yang tidak pernah dialami, penting sekali untuk memeriksakan diri ke dokter.

Sakit dari dismenore sekunder biasanya dimulai lebih awal dalam siklus menstruasi dan berlangsung lebih lama dari kram menstruasi pada umumnya. Gejala lain adalah Anda akan merasakan nyeri yang semakin luar biasa selama haid dan akan menghilang setelah selesai menstruasi.

Rasa sakit ini biasa disebabkan oleh gangguan pada organ reproduksi wanita seperti adanya kelainan organik dalam pelvis, bisa karena kista ovarium, endometriosis, infeksi menular seksual, radang panggul, mioma, atau penggunaan alat kontrasepsi IUD (spiral).

Jika disebabkan karena nyeri haid sekunder, obat-obatan pereda nyeri biasanya tidak akan berpengaruh. Untuk mengetahui penyebab nyeri haid sekunder perlu dilakukan pemeriksaan dokter. Biasanya lewat USG saja tidak cukup. Untuk endometriosis (pertumbuhan jaringan endometrium di luar rahim) misalnya, perlu laparoskopi. Perlu juga pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui ada tidaknya infeksi.

  • Fibroid

Nyeri perut ini disertai dengan pendarahan yang berlebihan, sampai mengharuskan Anda mengganti pembalut 1-2 kali setiap jamnya. Apabila Anda mengalami hal seperti ini, maka disarankan Anda menjalani pemeriksaan karena hal tersebut bisa saja disebabkan oleh tumor jinak di saluran kemih. Tumor jinak ini biasanya ukurannya sebesar biji apel atau biji jeruk. Dan muncul pada wanita usia 30-an atau 40-an.

Kasus ini biasa disebut dengan fibroid, dan menyebabkan rasa sakit, nyeri, dan membuat pendarahan jadi berlebihan. Umumnya pendarahan tidak akan berhenti 3-4 hari, tetapi bisa mencapai berminggu-minggu.

  • Endometriosis

Sebenarnya belum ada kejelasan apa yang menyebabkan hal ini. Tetapi, endometriosis adalah kondisi di mana saat lapisan yang seharusnya ada di rahim justru keluar dan tumbuh di luar organ terdekat.

Kondisi ini sulit didiagnosis karena biasanya menyebabkan rasa nyeri di perut bagian bawah, dan gejalanya mirip dengan nyeri menstruasi. Cara mengetahuinya adalah dengan pengecekan atau mengamati rasa kram yang dialami saat sedang berhubungan intim.

  • Radang panggul

Radang panggul adalah kondisi di mana nyeri di perut bagian bawah disertai dengan demam. Kondisi seperti ini sering dialami oleh banyak wanita. Ada rasa nyeri saat buang air kecil, dan warnanya berubah menjadi kehijauan.

Biasanya ini terjadi karena disebabkan adanya peradangan di dekat saluran kemih. Apabila dibiarkan, akan berkembang menjadi infeksi dan menjadi penyakit gonore atau chlamydia. Bila Anda mengalami nyeri haid seperti ini, maka Anda harus lekas mendapatkan pengobatan. Ini bahaya bagi kondisi kesuburan Anda.

Jika anda mengalami nyeri haid yang tidak wajar kami menyarankan untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut agar apa yang anda takutkan tidak terjadi pada anda dan bisa teratasi secepat mungkin.

Rekomendasi Dari Kami Untuk Atasi Haid Tidak Lancar

Solusi yang paling tepat dan efektif untuk mengatasi masalah gangguan haid yang tidak lancar adalah dengan cara merubah gaya hidup yang berpengaruh pada haid. Selain itu dengan merubahnya gaya hidup, anda juga dapat melakukan pengobatan alternatif menggunakan obat herbal kapsul yang mampu mengatasi gangguan haid yang anda alami sampai sembuh total yaitu LADYFEM. Ladyfem merupakan suplemen herbal yang di buat dari 100% bahan alami yang di olah secara modern tanpa campuran bahan kimia yang berbahaya sehingga aman untuk di konsumsi dan telah terdaftar di BPOM. Untuk informasi lebih lengkap dan lebih jelas silahkan KLIK >> Obat Kapsul Ladyfem

Dengan anda mengkonsumsi ladyfem secara rutin dan teratur sesuai dosis yang dianjurkan semua permasalahan yang gangguan haid anda akan teratasi dengan cepat dan aman.

Mungkin itulah artikel tentang Waspada Haid Tidak Lancar Gejala Penyakit Berbahaya yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan berguna sehingga bisa menambah wawasan anda dalam mengatasi masalah kewanitaan yang terjadi pada setiap wanita.

Baca Juga :

Obat Tahan Lama Di Atas Ranjang

Terungkap Ini Penyebab Haid Tidak Lancar

Ketahui Manfaat Dari Khasiat Kunyit Untuk Kesehatan Wanita

Post by : Obat Oles Tahan Lama

2 thoughts on “Waspada Haid Tidak Lancar Gejala Penyakit Berbahaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *